Showing posts with label Dunia hewan. Show all posts
Showing posts with label Dunia hewan. Show all posts

Friday, 15 July 2011

Bocah Temukan Belalang Berwarna Langka

Headline


Terdapat dua bocah berusia tujuh tahun beruntung bisa menemukan belalang berwarna langka. Anak-anak ini menemukan belalang ini saat sedang berjalan-jalan. Seperti apa?

Noah Batteley dan Meg Willis menemukan belalang satu inci berwarna pink ini di Dersingham Fen, dekat rumah anak-anak ini di barat Norfolk. Saat itu, baru tiga bulan setelah kebakaran merusak daerah reservasi di sana.

"Saat itu kami sedang mencari belalang di hutan dekat tempat kebakaran. Disana kami menemukan sepasang hewan ini,” ujar Noah.

"Kami mengambil belalang ini karena Noah akan menginap di rumah saya," lanjut Meg.

“Saya punya perlengkapan berburu serangga dan topless. Kemudian saat ibu Noah menjemput, mereka mengambil satu belalang,” lanjut Meg.

Ibu Noah, Helen Batteley, mengaku anak-anak ini merupakan pemburu serangga handal.

Ahli dari kelompok konservasi Buglife Matt Shardlow mengatakan, belalang pink merupakan ‘abnormalitas genetik’. “Terkadang belalang bisa berwarna pink. Warna normal belalang sendiri seharusnya hijau atau coklat,” ujarnya.

Shardlow mengakui, proporsi jumlah belalang berwarna pink kurang dari 1%. “Warna pink ini merupakan bagian genetik alami dari populasi ini yang tak diketahui penyebabnya. Kami tak mengetahui apa keuntungan menjadi pink pada belalang ini,” tutupnya seperti ditulis dailymail.

sumber :http://teknologi.inilah.com/read/detail/1701922/bocah-temukan-belalang-berwarna-langka


Aneh..Ada Ayam dengan 4 Kaki & 2 Anus

Headline


Unik, aneh, dan nyata. Di Sampang, ada ayam yang berkaki empat dan beranus dua. Ayam tersebut milik H Moh Sohib (43) warga jalan Syamsul arifin desa Polagan kecamatan Kota Sampang.


Keberadaan ayam tersebut menjadi tontonan warga. Tidak hanya dari wilayah Sampang, warga yang datang juga berasal dari kabupaten-kabupaten lain. Mereka penasaran ingin membuktikan keunikan dari ayam milik Sohib.

"Sebelum ayam ini menetas dulu, saya bermimpi bertemu dengan ular naga. Keesokan harinya, dari 10 telur saya, dua di antaranya menetas. Nah yang unik, satu ayam ternyata memiliki empat kaki dan dua anus," tutur Sohib, Kamis (14/7/2011).

Ditambahkannya, kedua anus ayam tersebut berfungsi sama baiknya. "Ayam ini kalau buang kotoran melalu dua anus, bergantian," ujarnya.

Apakah ayam unik tersebut akan dijual bila ada yang menawar? Sohib mengaku berat untuk menjualnya. Hanya saja, kalau ada yang berani bayar Rp 50 juta terhadap ayam yang saat ini berusia 5 bulan tersebut, dia bakal melepasnya.

sumber : http://metropolitan.inilah.com/read/detail/1700402/ada-ayam-dengan-4-kaki-2-anus

Tuesday, 21 June 2011

Ditemukan, 7 Spesies Tikus Baru

Headline

Tujuh spesies tikus baru ditemukan di hutan pegunungan Filipina. Beratnya mencapai
110 gram.

Peneliti menemukan tujuh spesies tikus hutan baru di Luzon, pulau terbesar di Filipina. Menurut hasil penelitian yang diumumkan, Selasa (21/6), kemungkinan ketujuh spesies tikus ini hanya ada sedikit di pulau itu.

Berdasarkan bentuk fisiknya, ketujuh spesies itu merupakan bagian dari subgenus Megapomys. Ukuran mereka besar-besar, dan beratnya berkisar 65-110 gram. Buntutnya lebih pendek atau sama panjangnya dengan panjang badannya.

Dua spesies terdapat di Gunung Tapulao, dua lagi terdapat di Gunung Banahaw, gunung berapi aktif di Filipina, dua spesies lainnya ditemukan di Pegunungan Mingan Provinsi Aurora, sedangkan satu spesies lagi ditemukan di jajaran Pegunungan Sierra Madre, timur laut Luzon.

"Menakjubkan, tikus-tikus ini dapat tinggal di pegunungan yang tinggi. Mereka menghindari manusia dan tidak buas,” ujar Lawrence Heaney, pemimpin penelitian dari The Field Museum, Chicago.

Heaney juga mengatakan tikus-tikus ini memakan cacing dan biji-bijian yang terdapat di hutan.

sumber : http://teknologi.inilah.com/read/detail/1625252/ditemukan-7-spesies-tikus-baru

Ratusan Spesies Ikan Jadi Murung Akibat Polusi

Headline

Ratusan spesies ikan berubah menjadi murung. Itu terjadi karena saat ini samudera mulai tercemar polusi, dan pencemaran ini makin meluas cepat. Seperti apa?

Ahli mengatakan, kecepatan degenerasi yang terjadi saat ini lebih cepat dari perkiraan. Alhasil ‘pemusnahan massal’ tak lagi terelakkan, kecuali tindakan drastis diambil.

International Programme on the State of the Ocean menyalahkan polusi dari petani dan zat kimia, perubahan iklim dan terlalu banyak memancing sebagai penyebabnya. Akibatnya, lautan menjadi kian hangat karena menyerap banyak karbon dan kehilangan lebih banyak oksigen.

Direktur sains IPSO Dr Alex Rogers mengatakan, “Temuan ini sangat mengejutkan. Kondisi ini sangat membutuhkan penindakan. Konsekuensinya bisa berdampak sangat buruk pada kehidupan manusia dan generasi selanjutnya."

Pemasan global juga menyebabkan ketinggian laut di pesisir Atlantik Amerika meningkat lebih cepat.

sumber : http://teknologi.inilah.com/read/detail/1626512/ratusan-spesies-ikan-jadi-murung-akibat-polusi